Senin, 23 Juni 2008

Apa sih efek dari racun rokok?

1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.

2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.

3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.

6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.

Jadi buat para perokok, cobalah untuk berhenti merokok, karena ga cuma ngerugiin diri sendiri tapi juga ngerugiin orang lain.

Sabtu, 21 Juni 2008

Penyebab Terjadinya Kenakalan Remaja

Penyebab terjadinya kenakalan remaja

Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Faktor internal:

1. Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
2. Kontrol diri yang lemah
Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Rabu, 18 Juni 2008

Kalau Ada Kenakalan Remaja, Ada Juga Donk Kenakalan Orang Tua ?

Kenapa selalu remaja yang banyak diperbincangkan?Ya mungkin karena remaja itu banyak aktivitasnya. Mulai dari belajarnya, aktivitasnya dengan keluarganya, dengan temannya sampai dengan perkembangan jaman yang mulai dimengertinya. Remaja itu mengalami pubertas dimana mereka itu mengalami banyak perubahan. Mereka itu cenderung mencoba hal yang baru. Sampai-sampai aktivitas atau perbuatan remaja itu menuju ke hal yang negatif. Perbuatan yang negatif itulah yamg disebut-sebut kenakalan remaja. Mereka ingin menikmati indahnya bercinta hingga melakukan pacaran melampaui batas. Oleh karena itu mereka bisa terjerumus dalam seks bebas.Ikut-ikutan teman untuk merokok, minum minuman keras sampai tertarik untuk mencoba narkoba. Sebenarnya ini bukan sepenuhnya salah si remaja tersebut. Mulanya mereka itu ingin mendapatkan kasih sayang dan perhatiaan dari orang tua mereka namun karena keadaan orang tua mereka yang katanya sibuk sehingga mereka ingin mendapatkan dari orang lain. Yaitu dengan bercinta yang kemudian menuju ke seks bebas. kita lihat satu contoh teman saya, ia itu suka merokok, minum minuman keras dan sering berkelahi. Kita melihat dari dirinya, dia itu sangat nakal tapi coba kita lihat ke dalam kehidupannya. Keluarganya broken home. Dan ada pula orang tua yang malah membeci anaknya karena kenakalannya sehingga ia pun tidak didukung untuk melanjutkan sekolahnya bahkan kehidupannya. Seharusnya orang tua itu mendukung, memberi semangat untuk cita-cita anaknya agar si anak itu merasa kalau dirinya itu mendapatkan perhatiaan dari orang tuanya. Orang tua juga harus melindungai anak-anaknya agar mereka merasa nyaman dan tidak akan terpengaruh dengan perbuatan-perbuatan yang negatif. Seandainya orang tua tidak bisa memperlakukan anaknya seperti itu maka mengapa disebut Kenakalan remaja ? Kenapa nggak disebut Kenakalan Orang tua? Kalau keadaannya seperti itu kan bukan hanya kenakalan remaja saja.

Minggu, 15 Juni 2008

Apa Sih Akibat Penyalahgunaan Narkoba untuk Kesehatan Reproduksi

Zat narkotika yang dikonsumsi saat berhubungan seksual dengan pasangan dapat menghadirkan suatu sensasi seks yang berbeda dan sangat istimewa. Dalam hal ini berupa kemampuan senggama yang lebih lama, pemuasan seks yang dasyat bagi pasangan dan kenikmatan yang lebih tinggi. Anggapan yang keliru tersebut, sebenarnya muncul melalui pengaruh dari beberapa zat narkotika yang ketika digunakan memang dapat menyebabkan suatu perasaan euforia (kegembiraan) dan peningkatan kepercayaan diri serta mood dari si pemakai. Sehingga, kemudian mereka seperti menemukan suatu alat bantu yang cocok dalam meningkatkan kemampuan seksualnya dalam bentuk perasaan perkasa akibat keyakinan diri yang membumbung tinggi melalui pengaruh zat narkotika tersebut.
Zat narkotika selain mengakibatkan suatu gangguan pada kondisi fisik, ternyata juga dapat menyebabkan suatu penurunan pada libido (hasrat) dan bangkitan (nafsu) seksual apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Pada kaum pria, paparan zat narkotika yang berlangsung lama dapat menyebabkan suatu permasalahan disfungsi seksual berupa gangguan kemampuan ereksi, orgasme dan ejakulasi. Berdasarkan penelitian di negara Barat, disfungsi seksual dapat di induksi oleh penggunaan alkohol atau zat seperti amfetamin (extasy), kokain, opioid (heroin), hipnotik-sedatif dan ansiolitik (benzodiazepine). Permasalahan disfungsi seksual tersebut dapat terjadi pada waktu sebulan setelah mengalami intoksikasi zat atau ketagihan zat narkotika melalui pengaruh stres yang dialami pemakainya. Penyalahgunaan zat hipnotik-sedatif, opiat dan opioid (heroin) secara jelas dapat menurunkan nafsu seksual berupa kegagalan ereksi dan penurunan libido. Alkohol, kokain dan amfetamin pada awalnya memang membuat pemakainya mengalami peningkatan energi sehingga dapat menjadi sangat aktif secara seksual. Tetapi kemudian malah timbul disfungsi seksual berupa kehilangan nafsu seksual dan ereksi.
Pada pria, efek jahat narkotika ini meliputi suatu penurunan keinginan seksual, kegagalan ereksi (impotensi), penurunan volume ejakulasi, atau ejakulasi terlambat. Efek narkoba tersebut ternyata tidak hanya menimpa kaum pria saja, tetapi kaum wanita dapat pula mengalami suatu permasalahan disfungsi seksual akibat penyalahgunaan narkotika, yaitu berupa penurunan keinginan seksual, penurunan lubrikasi (lendir) vagina, orgasme yang terhambat atau terlambat, dan penurunan atau tidak adanya kontraksi otot vagina. Selain itu, ternyata alkohol dan cannabis (ganja) juga dapat menurunkan jumlah testosteron pada pria sehingga hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kualitas sperma yang diproduksi.
Untuk para pecandu narkoba tentu saja perlun mewaspai hal ini, banyak efek merugikan dari narkoba. Cobalah keluar dari pengaruh NARKOBA dan cobalah hidup yang lebih indah tanpa narkoba

Langganan Artikel

Daftarkan Email Anda, untuk mendaptkan berita terbaru dari "Dokter Gaul"

Total pelanggan :

Enter your email address:

Tanya Dokter Gaul