Dok, saya mau tanya nih. Perlukah Intervensi terhadap anak ?
menjawab :
Tuhan menciptakan manusia sebaik-baiknya bentuk begitu pula penciptaan Anak yang sudah Tuhan lakukan, tak ada anak yang berbeda semuanya sama termasuk dengan anak berkebutuhan khusus. Maka seharusnya orangtua dan masyarakat sekitar pun harus dapat menerima dan memahami masalah yang dihadapi anak-anak berkebutuhan khusus ini, misalnya masalah akan kebutuhan sosialisasi, pendidikan, makanan dan gizi serta banyak lagi. Mungkin dalam benak kita selalu bertanya, apa sih anak berkebutuhan khusus?, identikkah anak-anak ini dengan keterbatasan fisik dan phisikis yang mereka miliki?.
Mungkin banyak dari Anda yang tidak tahu bahwa sebenarnya anak dengan berkebutuhan khusus tak hanya terlepas pada anak LD, ADHD, autisme saja namun juga termasuk didalamnya ada anak yang mengalami degradasi mental (down sindrom), tuna grahita, tuna wicara, tuna rungu. Mereka layaknya anak-anak normal pun berhak untuk mendapatkan kebutuhan yang mereka perlukan, misalnya pendidikan.
Berbicara mengenai pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus ini, terkadang banyak orangtua yang belum memahami kondisi anak-anaknya. Para orangtua ini terkadang lupa bahkan menganggap bahwa anak-anak mereka tidak berbeda dengan anak kebanyakan. Misalnya saja masalah Romi, Bu Dewi ibu dari Romi selalu saja berkeluh kesah akan masalah anaknya. “Sekolah belum genap tiga bulan, sayasudah bolak-balik dipanggil guru tentang perilaku Romi di kelas.Ya, pusing, malu, kesal, bingung, campuraduk rasanya saat itu.Macam-macam keluhan guru tentang anak saya,”ungkapnya.
Pengalaman ibu Dewi, menjadi salah satu contoh permasalahan yang bisa saja dialami oleh banyak anak di sekolah dan orangtua lainnya. Terlebih diawal anak mulai memasuki ‘dunia baru’ pada masa balita.Ibu Dewi cukup beruntung karena segera peka terhadap situasi anaknya. Kepekaan dan sikap penerimaan yang wajar atas adanya permasalahan yang timbul dalam masa perkembangan, dapat menjadi modal berharga bagi upaya lanjut penanganan permasalahan belajar.Sikap ini menjadi langkah pembuka bagi upaya penanganan maupun penanggulangan permasalahan anak. Inilah awal dimana upaya intervensi dini penanganan permasalahan perkembangan dan belajar dapat dilakukan.
Jumat, 09 Januari 2009
Intervensi Pada Anak Perlukah ?
Label:
Anak,
Keluarga,
Pendidikan,
Perkembangan
Kamis, 08 Januari 2009
Anti Copy Paste
"Hapuskan Budaya Copypaste"
Blogger Indonesia dimanapun berada, mari kita cegah dan hilangkan budaya "copypaste". Karena sungguh hal ini sangat merugikan sang penulis konten. Oleh sebab itulah, saya ingin menyampaikan bahwa Blogger Indonesia Harus bebas copypaste yang tidak legal.
Boleh mengcopy artikel orang lain, asalkan kita memberikan informasi dan link dari mana kita mendapatkan artikel tersebut. Tentu tidak ada ruginya bukan ?
Bahkan sang penulis asli akan berterimakasih jikalau anda ikut mempopulerkan tulisan mereka. Jadi, mari hindari copypaste yang salah.
"Budayakan Original Content"
Label:
Berita
Rabu, 07 Januari 2009
Idonbiu.com Blog Award
Tidak menyangka ternyata mendapatkan award dari teman blogger lainnya "idonbiu.com" setelah menjawab pertanyaan yang diberikan oleh idonbiu.com akhirnya dapet award "Blog Bermanfaat Untuk Indonesia" ternyata budaya saling memberi award di antara blogger sudah semakin marak. Tidak tau mulanya dari siapa tapi salut dah buat pelopornya. ini dia award yang di dapat dari Idonbiu.com. Terimakasih, Dokter Gaul pasti selalu berkunjung kesana.
Label:
Blog Award
Selasa, 06 Januari 2009
Solusi Ketika Anak Tiduk Berjalan
Apa yang sebaiknya saya lakukan jika anak saya tidur berjalan?
Apa yang sebaiknya saya lakukan jika anak saya tidur berjalan?
Hal terpenting yang dapat anda lakukan adalah mencegah terjadinya cedera dengan menghilangkan benda-benda berbahaya di daerah dimana anak dapat meraihnya pada saat tidur sambil berjalan. Anda sebaiknya menjaga agar pintu dan jendela tetap tertutup dan terkunci. Hal ini sangat penting khususnya jika anda tinggal di sebuah apartemen. Apabila diperlukan, anak anda harus dan wajib untuk tidur di lantai dasar dari rumah atau apartemen yang anda tempati.
Anda sebaiknya tidak berteriak atau menimbulkan bunyi keras untuk membangunkan anak anda. Anda sebaiknya tidak menggocang-goncang, menggoyang-goyang anak anda untuk membangunkannya. Pada saat anda menemukan anak anda tidur sambil berjalan, anda sebaiknya dengan pelan-pelan mengarahkan anak anda kembali ke tempat tidurnya. Yang terakhir, anda jangan pernah membuat mereka merasa malu tentang apa yang dia alami mengenai tidur sambil berjalan.
Langganan:
Postingan (Atom)


