Dok Remaja dan Self-esteem apaan tuch?
menjawab :
Permasalahan yang sering dialami dalam masa remaja adalah masalah tidak percaya diri karena tubuhnya dinilai kurang / tidak ideal baik oleh orang lain maupun oleh dirinya sendiri, atau merasa tidak memiliki kelebihan yang bisa dipakai sebagai modal dalam bergaul. Rasa kurang percaya diri ini kemudian menyebar ke hal-hal yang lain, misalnya malu untuk berhubungan dengan orang lain, tidak percaya diri untuk tampil di muka umum, menarik diri, pendiam, malas bergaul dengan lawan jenis atau bahkan kemudian menjadi seorang yang pemarah, sinis, dll. Dalam perkembangan sosial remaja, self-esteem yang positif sangat berperan dalam pembentukan pribadi yang kuat, sehat dan memiliki kemampuan untuk menentukan pilihan, termasuk mampu berkata tidak untuk hal-hal yang negatif dengan kata lain tidak mudah terpengaruh berbagai godaan yang dihadapi seorang remaja setiap hari dari teman sebaya mereka sendiri
Self-esteem yang rendah akan memperlemah hubungan yang dibina dengan orang lain, sedangkan self-esteem yang tinggi akan mendukung remaja untuk mengembangkan hubungan mereka dengan orang lain. Selain itu, self-esteem ini juga berpengaruh terhadap sikap seseorang terhadap statusnya sebagai remaja. Seorang remaja yang memiliki self-esteem yang positif maka ia tidak akan mudah terbawa godaan yang banyak ditawarkan oleh lingkugan. Misalnya dari sebuah penelitian, ditemukan bahwa. remaja yang mempunyai self-esteem rendah cenderung lebih mudah mencoba menyalahgunakan obat-obatan atau mengkonsumsi napza.
Kamis, 29 Januari 2009
Remaja dan Self-esteem Artinya apa Ya ?
Rabu, 28 Januari 2009
Mengahadapi Anak Usia Remaja?
Bagaimana Cara Orangtua Mengahadapi Anak Usia Remaja?
menjawab :
Perubahan pada masa remaja ini sering kali menbuat oran tua bingung dan kewalahan dalam menghadapi anak remajanya. Orang tua perlu memahami tentang dunia remaja agar dapat mendidik anak remajanya dengan bijaksana. Guru sebagai orang tua di sekolah pun harus senantiasa meriview dan meng up grade pengrtahuan dan pemahamannya mengenai remaja agar dapat memberikan pendidikan yang terbaik.Terus terang,saya sendiri sebagai guru BK di SMP yang sehari-harinya menangani permasalahan siswa (remaja) masih sering bingung dan kewalahan menghadapi mereka. Oleh karena itu saya pun terus belajar,salah satunya browsing internet untuk mencari info dan ilmu yang bisa saya manfaatkan dalam pekerjaan saya.
Berikut ini salah satu info menarik yg saya kutip dari situs Rumah Belajar Psikologi mengenai beberapa isu tentang remaja dan bagaimana cara orang tua/keluarga menghadapai remaja. Walaupun info ini sudah pernah saya dapatkan di bangku kuliah,dan kebanyakan guru dan orang tua mungkin sudah tahu mengenai hal ini menurut saya ini penting untuk di review kembali.Karena saya sendiri sering kali lupa mengenai hal ini.
Selasa, 27 Januari 2009
Menata Rumah Mungil agar menjadi rumah sehat gimana ya ?
Ada Tips Menata Rumah Mungil agar menjadi rumah sehat bagi keluarga gak dok ?
menjawab :
Ruang Terang Semua ruang rumah mungil diusahakan terjangkau sinar matahari, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebab ruang yang terang akan terkesan lebih lega. Penerangan ini bisa diperoleh melalui jendela, ventilasi udara dan bahan penutup atap yang transparan. Untuk itu, usahakan setiap ruang memiliki jendela dengan arah bukaan ke taman depan atau belakang. Selain sinar matahari bebas masuk, juga udara akan mengalir lancar.Ukuran jendela yang lebar dan menghadap ke taman juga berguna untuk memasukkan unsur alam ke dalam ruangan. Rumah tampak lebih segar dan pandangan orang yang di dalam ruangan pun menjadi lebih lepas. Karena ini sangat penting bagi kesehatan keluarga Anda
Membuat Ruang MultigunanKarena luas bangunan rumah mungil amat terbatas, supaya terkesan luas tidak perlu banyak sekat. Disarankan pemilik rumah menyatukan beberapa fungsi ruang, misalnya ruang tamu dengan ruang keluarga, kemudian ruang makan dengan ruang dapur bersih. Atau, ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan dijadikan satu ruangan. Perbedaan fungsi ruang hanya dibatasi dengan sekat yang transparan.
Senin, 26 Januari 2009
Cara Menghadapi Stres ala Dokter Gaul Gimana Ya ?
Saya Sering Stres Bagaimana cara menghadapi stress dok ?
menjawab :
Meskipun anda tidak dapat selalu mengendalikan hal-hal yang membuat anda stress, tertekan, anda dapat mengendalikan bagaimana anda bereaksi terhadap hal-hal tersebut. Cara anda merasakan tentang sesuatu merupakan hasil dari cara anda berpikir tentang sesuatu. Jika andamerubah bagaimana anda berpikir, anda dapat merubah cara anda merasakan sesuatu. Cobalah beberapa tips berikut ini untuk menghadapi/menangani stress anda:
Buatlah suatu daftar tentang hal-hal yang menjadi penyebab stress. Pikirkanlah tentang teman-teman anda, keluarga, sekolah dan aktifitas atau kegiatan lainnya. Terimalah bahwa anda tidak dapat mengendalikan/mengontrol semua yang ada pada daftar list anda.
Kendalikan apa yang anda bisa. Sebagai contoh, jika jam kerja anda berlebihan dan anda tidak mempunyai waktu cukup untuk belajar, anda mungkin perlu mengurangi jam kerja anda.
Berikan waktu istirahat untuk diri anda. Ingat bahwa anda tidak dapat selamanya membuat senang semua orang dalam hidup anda. Dan tidak menjadi masalah jika anda membuat kesalahan sekarang ataupun dikemudian hari.
Jangan berkomitmen pada diri anda terhadap hal-hal yang yang tidak dapat anda lakukan atau tidak ingin anda lakukan. Jika anda sudah terlalu sibuk, jangan berjanji untuk mengerjakan sesuatu kepada orang lain. Jika anda sudah lelah dan tidak ingin bepergian, beritahukan kepada teman anda tidak bisa bepergian atau anda dapat bepergian lain waktu.
Cari seseorang sebagai teman curhat. Bicarakan kepada teman atau keluarga anda tentang masalah anda. Teman atau keluarga mungkin dapat membantu anda karena mereka dapat memberikan kepada anda suatu kesempatan untuk menyatakan perasaaan anda. Akan tetapi, masalah-masalah dalam kehidupan sosial atau keluarga anda dapat menjadi hal tersulit untuk anda bicarakan. Jika anda merasa tidak dapat menceritakannya kepada teman atau keluarga, bicarakanlah kepada orang luar tentang situasi yang anda alami. Orang luar tersebut dapat seorang ulama atau penasehat spiritual, seorang konsultan sekolah atau dokter.
